Kazakhstan Membara

Kazakhstan Membara
Kazakhstan Membara

BuliranNews, ALMATY - Situasi di Kazakhstan memanas. Negeri Asia Tengah yang kaya akan minyak itu kini dilanda kerusuhan besar-besaran sejak Selasa (4/1) hingga Kamis malam.Setidaknya 2000 orang ditangkap dan delapan orang tewas karena kerusuhan. Mereka yang tewas merupakan polisi dan aparat yang bertugas mengamankan situasi di negara tersebut.

Atas kejadian ini, situasi darurat juga diberlakukan Presiden Kassym-Jomart Tokayev. Ia mengatakan negaranya diserang "teroris".Bahkan Tokayev juga meminta bantuan militer aliansi Rusia, Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO), yang berisi lima negara bekas Uni Soviet. Moskow diketahui Sudan mengirimkan tim turun mengamankan situasi di sana.

"Ini adalah perusakan integritas negara dan yang paling penting ini adalah serangan terhadap warga kami yang meminta saya... untuk segera membantu mereka," kata Tokayev dikutip AFP.

"Almaty diserang, dihancurkan, dirusak. Penduduk Almaty menjadi korban serangan teroris, bandit, oleh karena itu adalah tugas kita ... untuk mengambil semua tindakan yang mungkin untuk melindungi negara kita."Atas kejadian ini, situasi darurat juga diberlakukan Presiden Kassym-Jomart Tokayev. Ia mengatakan negaranya diserang "teroris".

Bahkan Tokayev juga meminta bantuan militer aliansi Rusia, Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif (CSTO), yang berisi lima negara bekas Uni Soviet. Moskow diketahui Sudan mengirimkan tim turun mengamankan situasi di sana."Ini adalah perusakan integritas negara dan yang paling penting ini adalah serangan terhadap warga kami yang meminta saya... untuk segera membantu mereka," kata Tokayev dikutip AFP.

"Almaty diserang, dihancurkan, dirusak. Penduduk Almaty menjadi korban serangan teroris, bandit, oleh karena itu adalah tugas kita ... untuk mengambil semua tindakan yang mungkin untuk melindungi negara kita," tambahnya. (tps)

Editor : Buliran News
Tag: