Yandri Susanto: Pengurus Kopdes Merah Putih dari Musdesus

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto.

Buliran.com - Jakarta,

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto mengatakan pengurus Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih berasal dari hasil Musyawarah Desa Khusus (Musdesus).

Dia memastikan tidak ada penunjukan langsung siapa saja yang nantinya akan menangani program tersebut.

"Kalau pengurus ditentukan oleh musyawarah desa khusus. Jadi tidak ada hasil penunjukan kalau pengurus," kata Yandri kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (8/5/2025).

Akan tetapi, Yandri mengatakan pihaknya kini tengah fokus untuk merancang pembentukan Kopdes Merah Putih melalui Musdesus tersebut. Dia pun belum bisa membeberkan lebih jauh bagaimana proses manajemen Kopdes Merah Putih nantinya.

"Mungkin nanti akan ada requirement untuk manajerialnya, pegawainya atau apa, itu belum. Sekarang lagi fokus musyawarah desa khusus dengan agenda tunggal, pembentukan koperasi desa dan kelurahan Merah Putih," jelasnya.

Di sisi lain, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengatakan sebanyak 10 ribu desa saat ini sedang dipantau untuk membentuk Kopdes Merah Putih.

Dia menjelaskan dari sisi akses, jumlah penduduk yang di bawah 500 orang di Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal berencana untuk digabungkan.

"Jadi kalau satu desa itu satu koperasi yang penduduknya sangat dikit, apalagi berjauhan, itu kelihatan kurang efektif," ujarnya.

"Jadi sedang kami petakan desa mana saja yang penduduknya sedikit, jaraknya jauh-jauh, kemudian daya jangkau juga sulit, ini perlu ada penangan khusus. sedang kami lakukan beberapa persoalan itu, terus kami carikan solusinya," tutur Yandri.

Sebelumnya, Yandri mengatakan Koperasi Desa (Kopdes) akan rampung akhir Mei mendatang. Nantinya, program ini akan dibentuk melalui musyawarah desa khusus yang sudah ia sebarkan surat edarannya.

"Menteri Desa itu sudah membuat sebuah surat edaran untuk musyawarah desa khusus dengan agenda tunggal pembentukan Koperasi Desa Merah Putih," kata Yandri kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (8/5/2025).

Yandri menargetkan musyawarah desa khusus ini akan rampung akhir Mei mendatang.

"Kita targetnya Insya Allah di akhir Mei ini semua musyawarah desa khusus selesai," pungkasnya. (Ical/Red)

Editor : Redaktur Buliran