Kaur Pemdes Lermatang Diduga Terlibat Polemik Pendataan Tanam Tumbuh, Sekitar 200 Pemilik Hak Mengaku Dirugikan

Kaur Pemdes Lermatang Diduga Terlibat Polemik Pendataan Tanam Tumbuh, Sekitar 200 Pemilik Hak Mengaku Dirugikan
Kaur Pemdes Lermatang Diduga Terlibat Polemik Pendataan Tanam Tumbuh, Sekitar 200 Pemilik Hak Mengaku Dirugikan

Buliran,Tanimbar -Polemik pendataan tanam tumbuh di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, kembali menjadi perhatian publik. Kali ini, Kaur Pemerintahan Desa Lermatang Mesak Takdare diduga terlibat dalam persoalan pendataan yang menyebabkan sekitar 200 warga pemilik hak atas tanam tumbuh mengaku tidak terakomodasi dalam daftar yang disampaikan kepada pihak terkait.

Berdasarkan keterangan sejumlah warga, mereka mengaku telah menyerahkan data kepemilikan tanam tumbuh kepada pemerintah desa sesuai mekanisme yang diminta. Namun, saat hasil pendataan diketahui, mereka mendapati hak atas tanam tumbuh yang mereka klaim tidak tercantum dalam daftar.

Akibat kondisi tersebut, warga merasa dirugikan dan mempertanyakan transparansi serta akuntabilitas proses pendataan. Mereka meminta dilakukan verifikasi ulang terhadap seluruh data agar tidak ada pemilik hak yang kehilangan kesempatan untuk memperoleh pengakuan atas tanam tumbuh yang dimiliki.

Sejumlah warga juga menduga adanya tindakan yang tidak sesuai prosedur dalam proses pendataan. Dugaan tersebut masih memerlukan pembuktian melalui pemeriksaan oleh pihak yang berwenang dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

Masyarakat mendesak Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar serta instansi terkait segera melakukan audit dan verifikasi independen terhadap data tanam tumbuh di Desa Lermatang. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh proses berjalan secara objektif, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi seluruh pemilik hak.

Masyarakat juga meminta dengan tegas kepada Tim Satgas dan Aparat Penegak Hukum agar segera memanggil dan memeriksa oknum Pemdes tersebut dan memproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

(IM Tim)

Editor : Buliran News
Sumber : Tim