Scroll untuk baca artikel

INPEX Diminta Berikan Penjelasan Terkait Isu Perekrutan 3.000 Tenaga Kerja oleh BPI

INPEX Diminta Berikan Penjelasan Terkait Isu Perekrutan 3.000 Tenaga Kerja oleh BPI
INPEX Diminta Berikan Penjelasan Terkait Isu Perekrutan 3.000 Tenaga Kerja oleh BPI

Buliran, Saumlaki – Informasi mengenai rencana perekrutan sekitar 3.000 tenaga kerja yang dikaitkan dengan BPI dalam proyek strategis Blok Masela mulai menjadi perhatian masyarakat. Menyikapi hal tersebut, berbagai kalangan meminta INPEX Masela Ltd. sebagai operator proyek untuk memberikan penjelasan resmi agar tidak terjadi simpang siur informasi di tengah masyarakat.

Permintaan klarifikasi dinilai penting mengingat tingginya antusiasme masyarakat, khususnya di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, yang berharap memperoleh kesempatan kerja dari pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela.

Masyarakat berharap INPEX dapat menjelaskan secara terbuka apakah informasi mengenai perekrutan ribuan tenaga kerja tersebut benar adanya, bagaimana mekanisme rekrutmennya, siapa pihak yang berwenang melakukan seleksi, serta kapan proses tersebut akan dilaksanakan apabila memang telah ditetapkan.

Transparansi dinilai menjadi kunci untuk mencegah munculnya informasi yang menyesatkan maupun praktik penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen proyek Blok Masela. INPEX sendiri sebelumnya telah mengingatkan masyarakat agar hanya mempercayai informasi lowongan kerja yang diumumkan melalui kanal resmi perusahaan dan menegaskan bahwa proses rekrutmen resmi tidak pernah memungut biaya.

Selain memberikan kepastian kepada masyarakat, penjelasan resmi juga diharapkan dapat menjaga kondusivitas daerah menjelang percepatan pembangunan Proyek LNG Abadi Masela yang menjadi salah satu proyek energi strategis nasional.

Editor : Buliran News
Sumber : Tim
Bagikan

Berita Terkait
Terkini