Sama-sama Gugur di Piala Asia U-20 2025, Pelatih Thailand Beda Sikap dengan Indra Sjafri

Sama-sama Gugur di Piala Asia U-20 2025, Pelatih Thailand Beda Sikap dengan Indra Sjafri
Sama-sama Gugur di Piala Asia U-20 2025, Pelatih Thailand Beda Sikap dengan Indra Sjafri

BOLASPORT.COM - Pelatih tim nasional U-20 Thailand, Emerson Pereira siap menjawab setelah kalah di Piala Asia U-20 2023.

Thailand menjadi tim kedua dari Asia Tenggara yang harus kalah di Piala Asia.

Pemain Perang Muda Gajah harus menerima dua kekalahan dalam fase penyisihan Grup D ketika menghadapi Korea Selatan dengan skor 1-4 dan melawan Jepang dengan skor 3-0.

Pertandingan terakhir mereka akan berlangsung melawan Suriah pada Kamis.

Baca Juga:

Emerson Pereira mengakui bahwa kalahnya Brasil di Piala Asia tentu menyakitkan.

Tetapi mereka tidak bisa diam dan menerima situasi ini karena masih ada Suriah di pertandingan terakhir.

Menurutnya, pertandingan tersebut sama-sama penting dan mereka akan berjuang dengan gigih untuk memperoleh kemenangan.

Semua pemain harus berdedikasi sepenuh hati dan tidak boleh membuat kesalahan yang bisa digunakan oleh lawan untuk menguntungkan diri mereka.

Kita harus menghadapi pertandingan terakhir melawan Suriah dengan semangat dan dedikasi penuh.

Untuk kehormatan dan keluarga, kita harus bertarung. Ini akan menjadi pertandingan terakhir kita.

"Gaya kami harus tetap sama, tetapi harus lebih baik," kata Emerson Pereira di situs Soha, seperti dilansir BolaSport.com.

Baca Juga:

Pelatih berusia 51 tahun ini mengatakan bahwa mereka sudah cukup familiar dengan Suriah karena pernah bertemu beberapa kali sebelumnya.

Dia telah mempelajari permainan lawan mereka di Piala Asia ini.

Tantangan utama yang mereka hadapi adalah posisi yang lebih kuat dari lawan dan ini pasti akan menjadi rintangan di lapangan.

Tentu, hal ini bukanlah masalah karena semua pemain sudah siap memberikan apa yang terbaik di lapangan.

Kita belum pernah bertemu Suriah sebelumnya.

Saya menonton pertandingan perdana mereka melawan Korea Selatan. Mereka adalah tim yang kuat, memiliki rataan tinggi, terutama para pemain penyerang mereka.

Kami memerlukan lebih banyak pertandingan antara Suriah dan Jepang untuk menganalisisnya.

"Saya juga perlu menilai kembali diri saya sendiri untuk mempersiapkan diri menghadapi pertandingan final," ujarnya.

Baca Juga:

Saat itu, pelatih timnas U-20 Indonesia memilih sikap yang berbeda.

Indra Sjafri belum membuat pernyataan setelah Garuda Nusantara mengalami kekalahan beruntun dari Iran dan Uzbekistan.

Target untuk mencapai semifinal dan mendapatkan tiket ke Piala Dunia U-20 2025 telah dipastikan tertutup.

Editor : Buliran News
Tag: