RUJAK BRAYAN, sajian ini memiliki keistimewaan yang terletak pada ide menyuguhkan rujak yang luar biasa. Selama ini yang disebut rujak selalu bersaus gula merah atau petis.Nah, Rujak Brayan memilih saus yang berbeda.
Saus untuk rujak ini dibuat dari jus buah yang antara lain dimasak bersama gula. Supaya segar rasanya, buah untuk saus dipilih yang asam manis menyegarkan. Ide ini menarik, bukan?Hal lain menarik dari rujak ini adalah isinya bukan buah saja, tetapi ditambah kolang-kaling. Tambahan kolang-kaling ini juga tidak mengganggu bahan lain di dalam rujak yang terdiri dari mangga, kweni, mentimun, bengkoang, nanas, dan pepaya.
Semua buah-buahan segar tadi dipotong dalam bentuk dadu. Agar tekstur buahnya tidak mudah hancur ketika dipotong dadu, dipilihlah buah yang tidak terlalu matang. Tampaknya buah-buahan yang sudah dipotong dadu ini direndam dulu di air garam sehingga rasanya sedikit asin dan renyah.
Sudah terbayang betapa harum dan segarnya aroma serta rasa Rujak Brayan ini? Kendati tampak sederhana dan biasa saja dalam pemilihan bahan serta proses pembuatannya, namun rasa Rujak Brayan ini luar biasa. Rasa segar dari potongan buah-buahannya yang disajikan dingin menimbulkan campuran rasa manis, asin, asam, sekaligus pedas yang fresh sesampainya di mulut.
Menjual rujak yang diberi saus mangga serta kweni tentu sangat berisiko karena mangga dan kweni tidak mudah didapat. Di awal membuka usaha, Merick berburu buah sendiri, saat ini ia sudah memiliki daun supplier.***
Editor : Buliran News