BuliranNews, BUKITTINGGI - Pemerintah Kota (Pemkot) Bukittinggi, Sumatera Barat, mengingatkan masyarakat agar tetap mewaspadai covid-19. Imbauan itu tetap didengungkan, meski saat ini warga yang terpapar telah mencapai nol kasus.“Tetap lah waspada, karena kita tidak tahu perkembangan covid-19 kedepannya. Dimana pun kita berada, agar berhati-hati dengan selalu menerapkan 5 M,” kata Wakil Wali Kota Bukittinggi, Marfendi di Bukittinggi, Selasa (4/10).
Menurut dia, dengan selalu menerapkan 5 M yakni, mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas, akan dapat menekan penyebaran covid-19.“Kedekatan dengan Allah SWT bagi yang muslim, yaitu saat berwudhu lakukan lah dengan sempurna. Insya Allah, berwudhu sempurna itu misalnya, saat cuci hidung bukan dipukul-pukul airnya, tetapi ambil air kemudian isap sedikit dan tembakin lagi keluar, mudah-mudahan terhindar dari covid-19,” paparnya.
Dia juga menyampaikan, bagi yang muslim, lakukanlah wudhu secara sempurna. Dengan berwuduk, kemungkinan terpapar covid-19 peluangnya sangat tipis. Meskipun kasus covid-19 di Bukittinggi telah mulai melandai, namun kewaspadaan kata dia, agar tetap ditingkatkan.Hal itu, kata dia, jangan sampai terjadi hal-hal kurang baik kedepannya, karena virus covid-19 tidak dapat terlihat.Dia juga mengatakan, covid-19 mulai melandai sejak beberapa hari belakangan, dimana data baru pasien nol kasus di Kota Bukittinggi. Bahkan saat ini, rumah sakit pasien covid-19 sudah tinggal dua atau tiga orang saja.“Bukti dari melandai Covid-19, bisa dilihat dari perekonomian publik. Dimana, usaha-usaha masyarakat yang sifatnya kebutuhan harian, atau kuliner sudah mulai bergerak. Termasuk hotel-hotel mulai penuh di malam minggu,” ungkapnya. (yul)
Editor : Buliran News