Dari banyaknya jenis tembakau, ia mengungkapkan yang paling diminati oleh pelanggan yaitu tembakau pabrikan dengan varian rasa surya dan apel ice.
“Kalau yang paling best seller disini itu ada surya sama apel ice. Harganya mulai Rp11-20 ribu per ons itu sudah termasuk sama paper (kertas)-nya,” ungkapnya.
Selain menjual tembakau, ia juga menjual berbagai peralatan untuk rokok tingwe. Seperti dluwang paper, alat linting, gabus filter, cengkeh, pipa rokok, dan box atau wadah rokok.
“Tokonya kita buka setiap hari, mulai pukul 09.00 – 22.00 WIB. Kadang sampe jam 12 malam juga, tapi jarang ngga tiap hari,” katanya.Ia bercerita usahanya untuk menggeluti tembakau berawal dari ketidaksengajaan. Pada tahun 2017, ia yang tadinya merupakan kolektor barang antik mulai tertarik pada tembakau.
Editor : Redaktur Buliran