Buliran.com - Jepara,
Suasana tak kondusif kembali menyelimuti warga Dukuh Toplek dan Dukuh Pendem, Desa Sumberrejo, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara. Para ibu dan warga berduyun-duyun ke lokasi penambangan dengan melantunkan selawat, nampak diunggahan tersebut puluhan aparat Kepolisian dan TNI turut mengamankan situasi.
Aktivitas tambang di Gunung Mrico yang berada diwilayah administratif turut Dukuh Toplek dan Dukuh Pendem, Desa Sumbberrejo, Kecamatan Donorojo, Kabupaten Jepara tersebut diduga kembali menimbulkan konflik.Dari video yang diterima media ini, tampak satu buah eksacavator sedang beroperasi di area lereng gunung. Eksacavator tersebut tampak dikerumuni oleh warga yang tidak setuju dengan adanya aktivitas pertambangan.
Niswatin, Warga RW 3 Dukuh Toplek kepada awak media mengatakan, ketegangan sudah terjadi di desanya sejak pagi.
"Ya, sekitar pukul 07.30 WIB, ia sempat didatangi oleh mandor tambang. Mandor tersebut meminta izin kepada warga untuk melakukan pembangunan pondasi yang dikatakan sebagai upaya mencegah longsor, tetapi saat itu tidak bisa langsung saya jawab, karena ini kan menyangkut kepentingan bersama dan perlu kesepakatan warga,” ujar Niswatin, Selasa (27/5)
Editor : Redaktur Buliran