Scroll untuk baca artikel

Viral di Medsos, Keberadaan Tambang Ilegal di Desa Sumberejo Donorojo Diprotes Warga

Eksacavator sedang dikerumuni oleh warga yang tidak setuju dengan adanya aktivitas pertambangan.
Eksacavator sedang dikerumuni oleh warga yang tidak setuju dengan adanya aktivitas pertambangan.

Lebih lanjut ia mengatakan, "Sekitar pukul 08.30 WIB, tanpa adanya persetujuan dari warga, dua alat eksacavator tiba-tiba mulai beroperasi di lokasi. Tindakan sepihak tersebut kemudian langsung memicu reaksi keras dari warga yang berbondong-bondong mendatangi lokasi untuk menghentikan aktivitas alat berat," imbuhnya.

Tak hanya itu, lanjut Niswatin, sekitar pukul 09.30 WIB, alat berat berhasil dihentikan dan para operator diminta turun oleh warga. Pengawas proyek tambang yang berada di lokasi, kemudian menghubungi perangkat desa.

Sekitar pukul 10.00 WIB, rombongan dari kecamatan juga tiba di lokasi bersama anggota Babinsa TNI dan aparat kepolisian yang berjumlah delapan orang.

Namun ia bersama warga yang hadir menegaskan, bahwa warga Dukuh Pendem dan Toplek sudah sepakat untuk menolak adanya tambang.

Penolakan tersebut menurutnya juga bukan hal yang mendadak, sejak Januari 2025, warga telah bersama-sama sepakat menyatakan sikap menolak keberadaan dan pembukaan tambang baru di wilayah mereka karena mengancam keselamatan lingkungan dan masyarakat.

Editor : Redaktur Buliran
Bagikan

Berita Terkait
Terkini