Scroll untuk baca artikel

Pemko Laporkan Progres Pemulihan Pascabencana ke Mendagri

Pemko Laporkan Progres Pemulihan Pascabencana ke Mendagri
Pemko Laporkan Progres Pemulihan Pascabencana ke Mendagri

Selain sektor pendidikan, kerusakan juga terjadi pada infrastruktur vital, salah satunya jalan terban sepanjang sekitar 500 meter. Dampak bencana juga dirasakan pada sektor ekonomi, khususnya di kawasan Jembatan Kembar (Jembatan Marga Yasa) yang menyebabkan terganggunya aktivitas ekonomi warga sehingga sebagian masyarakat harus direlokasi. Selain itu, tercatat satu musala mengalami kerusakan berat akibat bencana.

Menanggapi laporan tersebut, Mendagri Tito menegaskan pentingnya pemantauan yang terukur dan berbasis data terhadap daerah-daerah terdampak bencana, baik yang telah menuju kondisi normal maupun yang masih membutuhkan percepatan pemulihan.

Ia menyampaikan, di Provinsi Sumatera Barat terdapat 16 kabupaten/kota terdampak bencana, dengan tiga daerah yang hingga kini belum sepenuhnya pulih, yakni Kabupaten Tanah Datar, Padang Pariaman, dan Agam.

“Pengecekan harus dilakukan secara detail dan berbasis data agar upaya normalisasi benar-benar tepat sasaran,” tegas Mendagri.

Selain itu, ia menyatakan, Pemerintah Pusat akan memfokuskan perhatian pada daerah-daerah dengan kondisi terberat, khususnya wilayah yang masih mengalami gangguan layanan pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.

Editor : Buliran News
Sumber : Kominfo Padang Panjang
Bagikan

Berita Terkait
Terkini