Menurut Hadi Priyanto, untuk memerangi kondisi tersebut maka yang perlu dikembangkan adalah literasi, mulai membaca, menulis, teknologi, budaya hingga literasi finansial.
Karena itu Hadi mengajak kepada anggota Fatayat di Jepara untuk mulai membentengi diri dengan kegiatan membaca dan menulis. Kita mulai dari rumah dengan membiasakan diri bersama keluarga untuk membaca dan menulis.
“Setelah itu isi dan banjiri platform media sosial dengan informasi yang membangun dan mendidik,” pungkasnya sembari mengajak anggota Fatayat untuk menjadi pelopor gerakan literasi.
Hal yang sama disampaikan Ketua PC Fatayat NU Jepara, Anis Fariqoh, "Kegiatan ini adalah untuk memberikan bekal bagi anggota Fatayat agar dapat melaksanakan tugas organisasi dengan sebaik-baiknya, juga tugas lainnya saat hadir ditengah-tengah Masyarakat,” ujarnya.
Sedangkan KH. M. Ma’shum mengungkapkan pentingnya anggota Fatayat untuk belajar berusaha. “Ketika membuka usaha yang diperlukan pertama bukan uang tetapi sikap jujur dan amanah disertai dengan semangat serta dedikasi. Ini akan mampu membangun. kepercayaan,” ujar KH. M. Ma’shum yang kemudian menguraikan cara ia merintis usahanya sebagai pengusaha property di Jepara.Saat membuka acara Ketua Tanfidziyah Pengurus Cabang NU Jepara, KH. Charis Rohman mengingatkan pentingnya menambah pengetahuan kader dengan membaca, agar para kader memiliki pengetahuan yang semakin lengkap.
Editor : Redaktur Buliran