Salah satu demonstran yang tak mau disebutkan namanya mengatakan, bahwa aksi unjuk rasa itu merupakan luapan kekecewaan rakyat kepada DPR.
"Sebagai wujud solidaritas atas tewasnya pengemudi Ojol Affan Kurniawan, serta kekecewaan rakyat dengan DPR," katanya.
Dalam situasi chaos itu, tak ada aparat Kepolisian. Hanya ada puluhan anggota TNI. Namun massa tetap melancarkan aksinya merusak gedung DPRD Jepara. Api yang berkobar sempat dipadamkan dengan apar. Namun usaha itu sia-sia.
Massa juga membakar sebagian gedung DPRD Jepara. Beruntung, sebelum api membesar, massa dapat dipaksa mundur dan keluar dari gedung DPRD Jepara. Api pun berhasil dipadamkan satu jam kemudian setelah tiga unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan.Seorang warga setempat, Ikhsan, menyampaikan sebelum peserta demo tiba di kantor DPRD Jepara sudah ada petugas yang berjaga. Hingga jelang tengah malam, situasi jalan di depan kantor DPRD masih kondusif.
Editor : Redaktur Buliran