“Itu kok kayak dibunuh, terus dibuang ke rerumputan?” tulis netizen.
Selain itu, beredar luas foto diduga sebagai korban yang bertuliskan kalimat dengan terjemahan, "kronologi pada malam itu korban bercerita kepada si Mbah nya bahwa dirinya akan dibunuh, namun di Mbah nya tidak menghiraukan, saat setelah sholat subuh si Mbah melihat darah berceceran di rumahnya, (kepalanya hampir putus), " tulis terjemahan bahasa Indonesia dari narasi tersebut.
Polisi menegaskan bahwa proses penyelidikan masih berjalan dan meminta masyarakat tidak berspekulasi tanpa data resmi.
Polisi Imbau Tidak Sebar Foto Korban
Pihak kepolisian mengingatkan agar warga tidak menyebarkan foto-foto korban yang beredar di media sosial, baik demi keamanan proses penyelidikan maupun untuk menjaga privasi keluarga.Saat ini, aparat tengah mengumpulkan keterangan saksi dan mencari petunjuk tambahan di sekitar lokasi penemuan.
Editor : Redaktur Buliran