Pada kesempatan tersebut, Wali Kota juga memaparkan kondisi terkini Padang Panjang pascabencana yang terjadi pada 27 November 2025. Ia menjelaskan, Pemerintah Kota bergerak cepat dan terkoordinasi dalam penanganan bencana, mulai dari kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga memasuki masa transisi pemulihan sejak 14 Desember 2025.
“Bersama Forkopimda dan para relawan, kami memprioritaskan keselamatan warga, pemenuhan kebutuhan dasar, penyaluran bantuan logistik, penyediaan hunian sementara, serta pemulihan infrastruktur. Saat ini, upaya rehabilitasi dan rekonstruksi terus dilakukan melalui koordinasi dengan Pemerintah Pusat agar kehidupan masyarakat dapat pulih secara bertahap, aman, dan berkelanjutan,” jelasnya.
Hendri juga menyoroti peran besar IKAPABASKO dalam membantu masyarakat Padang Panjang di tengah musibah. Menurutnya, IKAPABASKO hadir bukan hanya sebagai organisasi perantau, tetapi sebagai keluarga yang menunjukkan empati dan keikhlasan.
“Dalam kondisi daerah yang sedang diuji oleh musibah, kami benar-benar merasakan kehadiran IKAPABASKO. Bantuan dan perhatian yang diberikan, baik secara moril maupun materiil, sangat berarti dalam meringankan beban masyarakat dan menguatkan semangat untuk bangkit kembali,” ungkapnya.Ia menyampaikan terima kasih khusus kepada Ketua Umum IKAPABASKO beserta jajaran pengurus atas kepedulian dan kontribusi nyata bagi masyarakat terdampak bencana.
Editor : Buliran NewsSumber : Kominfo Padang Panjang