Scroll untuk baca artikel

Sejumlah Warga Lermatang Tolak Pihak yang Mengatasnamakan Masyarakat untuk Menghambat Groundbreaking PSN Blok Masela

Sejumlah Warga Lermatang Tolak Pihak yang Mengatasnamakan Masyarakat untuk Menghambat Groundbreaking PSN Blok Masela
Sejumlah Warga Lermatang Tolak Pihak yang Mengatasnamakan Masyarakat untuk Menghambat Groundbreaking PSN Blok Masela

Buliran, Saumlaki – Menjelang pelaksanaan *groundbreaking* Proyek Strategis Nasional (PSN) Blok Masela, sejumlah warga Desa Lermatang menyatakan penolakan terhadap pihak-pihak yang dinilai mengatasnamakan masyarakat untuk melakukan aksi yang berpotensi menghambat jalannya agenda pembangunan tersebut.

Menurut sejumlah tokoh masyarakat, setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Namun demikian, mereka menegaskan bahwa tidak seorang pun berhak mengklaim mewakili seluruh masyarakat Desa Lermatang tanpa adanya kesepakatan atau mandat yang jelas dari masyarakat.

Mereka berharap berbagai perbedaan pandangan mengenai proyek dapat disampaikan melalui dialog yang konstruktif, sehingga tidak menimbulkan konflik di tengah masyarakat maupun mengganggu situasi keamanan dan ketertiban menjelang pelaksanaan *groundbreaking*.

"Jangan membawa nama masyarakat Desa Lermatang apabila tidak benar-benar mendapat kepercayaan atau dukungan dari masyarakat secara luas. Aspirasi boleh disampaikan, tetapi jangan sampai menimbulkan kesan seolah-olah seluruh warga memiliki pandangan yang sama," ujar salah seorang tokoh masyarakat.

Sejumlah warga juga menyampaikan harapan agar pelaksanaan PSN Blok Masela dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Mereka berharap proyek tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui terbukanya lapangan kerja, meningkatnya aktivitas ekonomi daerah, serta mendorong pembangunan Kabupaten Kepulauan Tanimbar.

Editor : Buliran News
Sumber : Tim
Bagikan

Berita Terkait
Terkini