Scroll untuk baca artikel

Kemarau Persulit Usaha Tambang Rakyat, LIRA Kalteng Ingatkan Potensi Naiknya Tingkat Kesulitan Hidup

Tambang Emas Tradisional
Tambang Emas Tradisional

Kabut asap mulai melanda wilayah Kalimantan Tengah

Hali ini disebabkan oleh kondisi cuaca semakin mengering, debit air sungai turun drastis, apalagi air yang biasanya menggenang di daratan tentu saja menjadi kering.

Memperhatikan kondisi ini Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kalimantan Tengah menyampaikan pendapat sekaligus peringatan kepada semua pihak, bahwa kondisi ini dapat memicu terjadinya penurunan potensi ekonomi secara signifikan, pada akhirnya dapat memicu meningkatnya potensi kejahatan.

“Kita tau bahwa umumnya sumber daya alam yang tersisa tidak cocok untuk usaha pertanian maupun perkebunan skala masyarakat kecil, ditambah dengan rendahnya harga produk sumberdaya alam, maka pilihan masyarakat setempat adalah tambang rakyat.

Adapun untuk pekerjaan tambang rakyat, modal utamanya adalah sumber air yang cukup, baru modal tenaga, peralatan dan seterusnya, nah! musim kemarau ini tentu mengakibatkan para pekerja tidak dapat melakukan pekerjaanya mereka.

Disisi lain, lapangan pekerjaan yang dapat dijadikan alternatif juga sangat minim, sehingga ini akan menjadi masalah besar bagi masyarakat Kalimantan Tengah selama musim kemarau, maka kami mengingatkan kemungkinan kondisi ini dapat mengakibatkan terjadinya kenaikan tingkat kesulitan hidup yang dapat memicu kenaikan angka kejahatan.

Kami tidak cuma berbicara tentang masyarakat sekitar, tetapi juga masyarakat dari luar daerah, karena umumnya orang-orang sekitar membutuhkan para pekerja dari luar daerah, pekerja dari luar ini juga memiliki keluarga, disatu sisi mereka menafkahi keluarga disisi lain mereka luntang-langtung menunggu atau tidak bekerja, hutang menumpuk, lahan pekerjaan sulit.

Jadi, kita berbicara tentang masyarakat sekitar maupun pekerja dari luar yang kegiatan usahanya adalah penambang tradisional” Ungkap Supardi S Depung, Sekretaris Wilayah LSM LIRA Kalimantan Tengah.

Sebagai antisipasi sebelum terjadinya kesulitan ekonomi jika kemarau terus berlanjut, aktivis tersebut mengingatkan agar masyarakat tidak terlalu boros, membiasakan diri untuk saling peduli, tolong menolong, tidak pamer, dan lebih suka beribadah.

Editor : Buliran News
Bagikan

Berita Terkait
Terkini
?

?

News