Dengan dibangunnya jembatan ini memiliki nilai positif yaitu memperpendek perjalanan dari Ningbo ke Shanghai yang awalnya menempuh jarak 400 kilometer menjadi 180 kilometer saja, waktu perjalanan tersebut juga berkurang dari 4 jam menjadi 2 jam.Konstruksi pada jembatan ini menggunakan cable stayed bridge. Dalam pembuatannya memilih bentuk itu karena kekuatan kabelnya yang dapat bertahan dalam kondisi buruk. Selain jembatannya sangat panjang, sungai-sungai yang dilewati jembatan ini memiliki kekuatan pasang surut yang tertinggi. Bahkan lokasi pada jembatan ini juga rawan dengan gempa serta angin topan. Maka dari itu dipilih bentuk konstruksi ini karena mengikuti keadaan alam sekitar.
Selain itu, jembatan ini menggunakan tiang pancang baja. Kegunaannya adalah tiang ini kuat untuk menahan korosi akibat dari pasang surut teluk yang sangat tinggi. Menggunakan tiang baja juga mempermudah pembangunan ketika kondisi sangat sulit dihadapi seperti saat ada ombak tinggi yang menerjang pembangunan jembatan, jembatan akan lebih kokoh berdiri dibanding menggunakan tiang beton.8. Jembatan Runyang
Jembatan Runyang, dalam bahasa Cina berarti Runyang Changjiang Daqiao merupakan jembatan besar yang kompleks dan terpanjang di dunia yang melewati Sungai Yangtze yang ada di Provinsi Jiangsu, Cina, Hilir Nanjing. Yang dimaksud kompleks adalah terdiri dari dua jembatan yang menghubungkan tepi selatan sungai di Zhenjiang dan Yangzhou yang ada di utara. Pada lokasi jembatan dibangun terdapat Pulau Shiyezhou yang terletak di antara dua jembatan.Jembatan Runyang ini adalah salah satu bagian dari jalan tol Yangzhou – Liyang. Jembatan ini dibangun mulai pada Oktober tahun 2000, bahkan pembangunan jembatan ini lebih cepat dari perkiraannya.
Sebelum jembatan ini selesai dibangun terdapat layanan kapal feri yang tersedia selama 24 jam jika kamu ingi menyeberangi Sungai Yangtze. Pada saat itu jika ingin ke Stasiun Kereta Api Zhenjiang dari Yangzhou memakan waktu sampai 40 menit. Namun, sampai saat ini pun layanan kapal feri masih tersedia, kamu hanya perlu membayar 5 yuan dan menunggu selama 5 menit sebelum diantarkan. Menurut beberapa penduduk kapal feri lebih cepat untuk menghubungkan kota Zhengjian dan Yangzhou.
Dalam pembangunannya, jembatan ini memakan biaya sebesar 5,8 milyar Yuan atau mencapai 9 triliun jika dirupiahkan. Setelah jembatan selesai dibangun, jembatan ini dibuka untuk umum pada 30 April 2005. Jembatan ini memiliki panjang sekitar 35,66 kilometer.9. Jembatan Donghai
Jembatan donghai juga merupakan salah satu jembatan terpanjang di dunia. Jembatan ini memiliki panjang sekitar 32,5 kilometer. Jembatan ini terletak di Cina, dalam bahasa Cina jembatan ini disebut dengan Donghai Daqiao.
Jembatan ini selesai dibangun pada 10 Desember 2005 dan kemudian dibuka untuk umum pada 1 Mei 2008. Jembatan ini menghubungkan daratan Shanghai dengan Pelabuhan Laut Yangshan di Republik Rakyat Tiongkok. Jembatan ini juga termasuk jembatan kabel, di mana kapal besar dapat melalui bawah jembatan yang memiliki lebar 420 meter.10. Jembatan Basin Atchafalaya
Jembatan Basin Atchafalaya ini memiliki nama lain yang dikenal dengan Lousiana Airborne Memorial Bridge. Jembatan ini merupakan sepasang jembatan paralel yang ada di Amerika Serikat kota Lousiana. Jembatan ini memiliki panjang sekitar 29 kilometer, yang merupakan jembatan terpanjang ketiga yang ada di Amerika Serikat.Jembatan ini mulai dibuat pada tahun 1971 dan mulai dibuka untuk umum pada tahun 1973. Jembatan ini memiliki dua pintu keluar, pintu keluar satu ke arah Whiskey Bay (Lousiana Highway 975) dan yang satunya lagi ke arah Butte La Rose (LA 3177). Jembatan ini dibuat sejajar atau bersebrangan, meski begitu setelah melintasi Saluran Percontohan Whiskey Bay dan Sungai Atchafalaya, jembatan ini akan menyatu tidak bersebrangan.
Dalam data lalu lintas harian, jembatan ini selalu dipenuhi sebanyak 30.420 kendaraan yang melintas. Bahkan kecelakaan juga sering terjadi di jembatan ini karena memiliki jalan yang sempit dan tidak ada bahu jalan. Setelah sering terjadi kecelakaan, pada tahun 1999 Gubernur Mike Foster menurunkan kecepatan untuk melintas di jembatan dari 115 km/jam menjadi 95 km/jam saja.
Tidak sampai di situ, pada tahun 2003 Legislatif Lousiana mengubah lagi kecepatan yang harus ditempuh ketika melintasi Jembatan Basin Atchafalaya. Bagi kendaraan dengan 18 roda kecepatan maksimum diturunkan menjadi 90km/jam. Dalam hal ini pengendara juga harus melintas di lajur kanan saat melintasi jembatan. ***
Editor : Buliran News