“Hari Pendidikan Nasional 2025 bukan panggung gembira. Ini adalah panggung keprihatinan, perenungan, dan peringatan. Jika Presiden tidak segera memperbaiki arah pendidikan nasional, maka sejarah akan mencatat bahwa masa depan Indonesia dikorbankan demi kepentingan politik jangka pendek,” kata dia.
Sebagai informasi, JPPI sendiri telah melayangkan gugatan ke MK dengan Nomor 3/PUU-XXII/2024 untuk mendorong realisasi sekolah bebas biaya secara nasional. Sayangnya, sidang perkara ini sudah berjalan satu tahun lebih, tapi belum juga ada keputusan. Ubaid meminta MK segera mengabulkan permohonan sekolah bebas biaya yang sejalan dengan Amanah UUD 1945 ayat 31. (Mj/Red) Editor : Redaktur BuliranCatatan Suram Hardiknas 2025 Kala Pemerintahnya Lebih Sibuk Mengurus Program MBG
| 257 klik
Berita Terkait