Payakumbuh, Sumbar – Komunitas Seni Intro Payakumbuh kembali menggelar acara rutin Bincang Sore pada Sabtu (17/5/2025) di sekretariat mereka yang berlokasi di Padang Tangah, Nagori Koto Nan Ompek. Diskusi hangat kali ini menghadirkan Okta Piliang dan Feni Efendi sebagai pemantik, dengan fokus pembahasan pada puisi karya Rahil Syuhada yang dimoderatori oleh Hanifah Disastra.
Dalam kesempatan tersebut, Okta Piliang membuka diskusi dengan menekankan pentingnya tipografi dalam penulisan puisi. "Penulis harus memperhatikan konsistensi dalam penulisan, seperti penggunaan huruf kapital di awal baris serta penataan visual puisi," ujarnya.
Lebih lanjut, Okta Piliang juga menyoroti keterikatan yang kuat antara judul dan isi puisi. "Isi puisi hendaknya tidak menyimpang dari judul. Gunakan benang merah untuk mengaitkan setiap bagian puisi dengan inti topik yang diangkat. Begitu pula dengan gaya bahasa, setiap elemen yang ditambahkan harus selaras dengan aspek yang dibahas, termasuk penggunaan idiom yang relevan," tegasnya.
Senada dengan Okta, Feni Efendi memberikan pandangannya mengenai pentingnya riset dalam proses penulisan. "Bekali diri dengan data dan lakukan riset mendalam sebelum menulis. Hal ini akan memperkuat karya yang dihasilkan," ungkap Feni Efendi.
Feni Efendi menambahkan bahwa melalui proses penulisan yang mendalam, identitas penulis akan terpancar dalam setiap karya. "Dengan mendalami satu bidang ilmu hingga matang, penulisan akan menjadi lebih terarah dan tajam. Bidang-bidang lain pun akan mengikuti seiring berjalannya waktu," jelasnya.
Acara Bincang Sore ini juga dihadiri oleh seniman pantomim Robi dan pengasuh Komunitas Seni Intro, Iyut Fitra. Dalam kesempatan tersebut, Iyut Fitra memberikan pesan kepada para penulis muda untuk memperbanyak kegiatan membaca. "Dengan banyak membaca, karya-karya yang dihasilkan akan lebih kaya dan berisi," pungkas Iyut Fitra.
Kegiatan Bincang Sore yang rutin diadakan setiap Sabtu oleh Komunitas Seni Intro ini menjadi wadah penting bagi para seniman dan penulis di Payakumbuh untuk saling bertukar pikiran, belajar, dan mengembangkan potensi kreatif mereka. Diskusi kali ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi para penulis dalam menghasilkan karya puisi yang lebih berkualitas.
Komunitas Seni Intro Payakumbuh Rutin Gelar Bincang Sore, Bahas Puisi Rahil Syuhada
| 248 klik
Berita Terkait