Scroll untuk baca artikel

Klub Luar Negeri yang Dimiliki Taipan Indonesia

Klub Luar Negeri yang Dimiliki Taipan Indonesia
Klub Luar Negeri yang Dimiliki Taipan Indonesia

Bakrie Group menempatkan putra sulung Nirwan Dermawan Bakrie yakni Andika Nuraga Bakrie sebagai Presiden klub. Sedangkan posisi Wakil Presiden klub ditempati oleh Rahim Soekasah.Selain Vise, Bakrie Group juga sempat mengakuisisi Brisbane Roar, klub asal Australia. Tim tersebut masih dipertahankan hingga saat ini.

"Sebetulnya waktu dibeli 2011 oleh Keluarga Bakrie, posisi saya direktur. Tapi kan saya sakit. Tapi terus terang saya tak mau terlalu banyak tampil di media. Karena, chairman-chairman lain juga begitu. Bukan seperti di sini," kata Rahim yang menjadi CEO Brisbane Roar."Jadi pemimpin klub, setiap hari harus wawancara. Tak mau saya. Jadi, ada CEO-kan. Kalau mau wawancara itu di sana, dengan pelatih atau manajer klub. Tak penting kami. Begitu tim jelek, kami yang kena semprot. Tapi kalau wawancara televisi, semua sama manajer klub. Nanti diipilih satu pemain pendamping. Tak pernah saya yang berbicara. Yang punya saham Brisbane Roar itu 100 persen Keluarga Bakrie," imbuhnya.

Sihar Sitorus - FC Verbroedering Denderokoh sepak bola nasional, Sihar Sitorus pada Februari 2018 memberikan pernyataan mengejutkan seputar keberhasilannya membeli klub Eropa. Namun, ketika itu Sihar enggan menyebut secara spesifik nama dan liga di mana klub tersebut bermain.

Pada 23 Juni 2018, barulah Sihar Sitorus untuk pertama kalinya menyebut nama klub Belgia miliknya pada acara konferensi pers talent scouting bertajuk Bola.com From North Sumatra to Belgium di satu di antara hotel mewah di Medan.

Mantan anggota Komite Eksekutif PSSI itu mengaku membeli FC Verbroedering Dender, klub kasta ketiga di Liga Belgia itu karena sesuai dengan visi dan misinya memajukan sepak bola nasional."Pertama, saya melihatnya ini dari suatu proses rangkaian yang lengkap. Saya ingin mereka memiliki pembinaan usia muda yang baik, kompetisinya juga bagus, dan memiliki reputasi di liga-liga besar di luar Belgia," kata Sihar Sitorus kepada Bola.com di Medan, 24 Juni 2018.

"Kedua, mereka memiliki kebijakan imigrasi yang lebih kondusif, lebih menarik dari negara lain. Ketiga, mereka merupakan negara sepak bola," ucap Sihar Sitorus.***

Editor : Buliran News
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini