- Sudah jalin kerja sama 1,7 tahun Gus Anas mengatakan, pihaknya telah menjadi mitra strategis untuk KDMP Pucangan selama 1,7 tahun.
Ia mengungkapkan, pihaknya sejak awal berdiri KDMP Desa Pucangan telah memberikan pendampingan hingga akhirnya menjadi KDMP percontohan di Jawa Timur yang diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Kami kerja sama dan bermitra mulai awal berdiri sampai diresmikan kemarin, kami pendampingan mulai dari support manajemen, suplai barang, dan sumber daya manusia, termasuk renovasi bangunan juga," kata Gus Anas.
Bahkan, PT Perekonomian Sunan Drajat juga berkontribusi dalam proses perencanaan, pendirian, pengurusan legalitas, hingga kegiatan operasional KDMP. Dengan kerja sama tersebut, koperasi itu dapat konsisten dalam bidang penjualan Gerai Sembako, Apotek, dan Permodalan Sari'ah.Namun, dalam pertemuan virtual itu, pihaknya tidak disebut oleh pengurus KDMP Pucangan. Kepala Desa Pucangan Santiko juga menyebut bahwa kerja sama dengan PT Perekonomian Pondok Pesantren Sunan Drajat sudah berlangsung hampir dua tahun sebelum insiden ini terjadi.
- Tidak ingin ada "penumpang gelap" Usai tidak disebut, Gus Anas mengaku pemutusan kerja sama itu dilakukan agar tidak ada "penumpang gelap".
Pihaknya tidak ingin dalam kerja sama kemitraan tersebut, ada penumpang gelap yang sengaja ingin memanfaatkan situasi atau kesempatan yang merugikan pihaknya saat peresmian KDMP tersebut. "Bukan persoalan kami tidak disebut saat peresmian itu, tetapi kami khawatir ada pihak yang menumpangi demi kepentingannya di hadapan pak presiden," ujarnya.
Editor : Redaktur BuliranSumber : KOMPAS