Sementara itu, camat Batang Asam melaporkan progres sejumlah persiapan, dan menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor. Sedangkan kepala desa Tanjung Bojo menyampaikan beberapa kendala yang masih dihadapi, di antaranya belum tersedianya lampu jalan, kebutuhan air bersih selama musim kemarau, serta perlunya genset cadangan mengingat pasokan listrik PLN yang kerap padam. Ia juga menyebutkan bahwa fasilitas WC portable dan tempat pembuangan sampah belum tersedia.
Menanggapi hal tersebut, perwakilan dari OPD terkait yakni Dinas Perumahan dan Permukiman, Dinas Koperindag, Dinas Perhubungan, Bagian Umum, dan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Tanjab Barat menyampaikan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan MTQ. Mereka memastikan akan segera memenuhi kebutuhan teknis maupun logistik demi kelancaran kegiatan.
Usai memberikan arahan dan mendengarkan paparan, Wakil Bupati bersama OPD, camat Batang Asam, unsur Forkopimcam, serta kepala desa Tanjung Bojo melanjutkan agenda dengan meninjau langsung lokasi yang akan menjadi arena utama pelaksanaan MTQ. ***
(R A) Editor : Redaktur Buliran