Scroll untuk baca artikel

Deretan Kadal Paling Berbisa dan Mematikan di Dunia

Deretan Kadal Paling Berbisa dan Mematikan di Dunia
Deretan Kadal Paling Berbisa dan Mematikan di Dunia

Komodo berburu mangsa hidup, meskipun mereka bisa memakan bangkai. Begitu mereka menggigit mangsanya, mereka menunggu efek racunnya bekerja sebelum menggigit dan menelannya. Kadal berbisa ini juga merupakan spesies yang terancam punah, alasan mengapa berbagai kampanye perlindungan telah dilaksanakan.Biawak sabana (Varanus exanthematicus)

Kadal berbisa lainnya dalam daftar ini adalah biawak sabana (Varanus exanthematicus). Mereka memiliki tubuh yang tebal dan kulit yang keras, berfungsi sebagai pelindung yang hampir tidak bisa ditembus oleh banyak pemangsa. Mereka dapat berukuran hingga 1,5 meter dan memiliki kepala yang lebar, tetapi leher dan ekornya sempit

Biawak atau monitor sabana berasal dari Afrika, tetapi mereka telah diperkenalkan ke Meksiko dan Amerika Serikat. Mereka terutama memakan laba-laba, serangga, dan kalajengking, tetapi juga akan memakan vertebrata kecil jika memungkinkan.Biawak renda (Varanus varius)

Biawak renda alias lace monitor (Varanus varius) adalah spesies arboreal lainnya, kali ini endemik di Australia. Mereka mendiami hutan lebat dan dapat melakukan perjalanan melintasi jarak yang jauh. Mereka berukuran besar dengan panjang lebih dari 2 meter dan berat sekitar 20 kg.

Mereka berdua adalah karnivora dan pemulung. Warna mereka antara abu-abu gelap dan hitam, tetapi mungkin memiliki bercak berwarna hitam atau krem ​​di tubuh mereka.Biawak air Mitchell (Varanus mitchelli)

Biawak air Mitchell (Varanus mitchelli) hidup di Australia, khususnya di beberapa rawa, sungai, laguna, dan badan air lainnya. Mereka bisa menjadi arboreal, tetapi selalu di pohon dekat badan air. Mereka memiliki makanan yang bervariasi, termasuk hewan air dan darat seperti burung, mamalia kecil, invertebrata, dan ikan.

Argus atau biawak bintik kuning (Varanus panoptes)Di antara kadal paling berbisa di dunia, argus atau biawak bintik kuning (Varanus panoptes) tidak dapat ditinggalkan dari daftar ini. Mereka ditemukan di Australia dan Papua dan betina memiliki panjang hingga 90 cm, sedangkan jantan dapat mencapai 140 cm.

 

Mereka tersebar di berbagai jenis habitat terestrial dan juga di dekat badan air. Anehnya, mereka adalah penggali yang sangat baik dan akan mengambil alih liang yang ada jika terpaksa. Makanan mereka sangat bervariasi dan mencakup vertebrata dan invertebrata yang beragam dan kecil. Untungnya, mereka sangat cepat dan dapat menangkap mangsa lebih mudah daripada beberapa kadal lainnya.Biawak ekor berduri (Varanus acanthurus)

Biawak ekor berduri (Varanus acanthurus) mendapatkan namanya karena adanya struktur berduri di ekornya. Duri itu digunakan untuk pertahanan diri terhadap predator yang lebih besar. Mereka berukuran kecil dan terutama hidup di daerah kering. Warnanya coklat kemerahan, tetapi mereka memiliki bercak kuning di berbagai tempat. Makanan mereka terutama terdiri atas serangga dan mamalia kecil. Mereka sering menggali liang untuk mencari mangsa.

Editor : Buliran News
Tag:
Bagikan

Berita Terkait
Terkini