Meskipun jumlahnya kalah banyak, Leonidas berhasil memimpin pasukan Sparta hingga membunuh 20.000 pasukan Persia di hari kelima dan keenam perang. Leonidas dan sejumlah besar pasukannya akhirnya tewas di medan perang ini.6. Aleksander Agung (356—323 SM), Yunani
Alexander Agung atau Alexander the Great adalah Raja Makedonia yang menjadi salah satu pemimpin perang paling disegani sepanjang sejarah. Di usia 20 tahun, Aleksander telah melanjutkan misi ayahnya untuk memperluas kekuasaan kerajaan. Dirinya memimpin 50.000 orang pasukan selama 12 tahun dalam menjalankan misinya.
Meskipun hanya memerintah selama 13 tahun, Aleksander telah berhasil menguasai wilayah yang sangat luas dan mencakup tiga benua, yaitu Eropa, Afrika, dan Asia. Bayangkan saja, di usia yang masih muda, Aleksander telah berhasil membangun kekaisaran paling besar dari yang pernah ada sebelumnya.7. Hanibal Barca (247-183 SM), Kartago
Hannibal ini dikenal keberaniannya atas kegigihannya dalam melintasi Pegunungan Alpen bersama 50.000 pasukan infanteri, 9000 pasukan kavaleri, dan 37 gajah, yang pada waktu itu dirasa tidak mungkin. Hannibal berhasil mengalahkan pasukan Romawi dalam beberapa perang selama invasinya di Italia sebelum akhirnya kalah dalam sebuah pertempuran dan terpaksa kembali ke Kartago.
Ketika kalah lagi dalam perang melawan Romawi di Kartago, panglima perang ini pada akhirnya memilih untuk bunuh diri daripada harus menyerah kepada Romawi. Meskipun berakhir tragis, Hannibal tetap dikenal sebagai ahli strategi perang yang mumpuni.8. Julius Caesar (100—44 SM), Italia
Salah satu figur terkenal dari zaman kuno ini dulu telah menaklukkan Galia (sekarang Perancis, Swiss bagian barat, Belgia, dan Italia bagian utara). Julius Caesar juga menjadi Kaisar Romawi pertama yang memimpin ekspedisi militer ke Britania. Selain sebagai kaisar sekaligus panglima perang, Julius Caesar juga seorang lawgiver, ahli bangunan, dan ahli politik. Tokoh satu ini tidak hanya memiliki pengaruh penting di dunia kuno, tetapi juga di dunia modern.

Trajan dikenal luas sebagai penakluk Dacia (Rumania dan Moldova). Setelah menguasai Dacia, Kaisar Romawi ini memulai perang dengan Kekaisaran Parthia dan akhirnya berhasil menaklukkan mereka. Tak cukup sampai di situ, Trajan juga menaklukkan Mesopotamia dan membuat sebuah provinsi baru. Hidupnya benar-benar didedikasikan untuk dunia perang, ya.10. Khalid bin Walid (585—642 M), Arab Saudi
Salah satu sahabat Nabi Muhammad ini mengingatkan kita pada kemenangannya di lebih dari seratus perang. Dalam Perang Uhud dan Perang Riddah misalnya, panglima perang ini memegang komando yang sangat penting bagi pasukannya. Khalid bahkan menaklukkan Arab tengah dan suku-suku Arab. Keahlian dan kewibawaannya sebagai panglima perang benar-benar menakjubkan .
Nggak diragukan lagi, peran pemimpin memang menjadi salah satu hal yang sangat menentukan menang-kalahnya sebuah pasukan di medan perang. Nggak cuma di peperangan, di segala sendi kehidupan sosial, pemimpin juga sangat diperlukan. Gimana kita bisa hidup dalam perbedaan kalau nggak ada persatuan dan nggak ada sosok yang dapat menyatukan dalam satu komando? ***
Editor : Buliran News