Sebenarnya persoalan ini bisa diselesaikan secara baik andai Kepsek mau mengakui kesalahan.Bahkan demi menjernihkan persoalan ini awak media yang difitnah pernah melayangkan somasi.Namun entah apa alasan,Somasi tersebut tak pernah ditanggapi oleh Salmah selaku orang yang menjadi akar persoalan ini.Hal yang terjadi setelah somasi dan adanya pemberitaan barulah salmah mengakui kesalahannya dengan menghubungi awak media yang pernah difitnahnya.
"Assalamualaikum Pak.Ini saya baru buka HP.Memang ada wali murid masuk kesekolah sini.Jadi ini cuma miss komunikasi.Tadi Kami sudah kumpul meluruskan masalah yang dituduhkan ini.Jadi saya mohon maaf karena spontan menuduh bapak, ternyata wali murid yang melaporkan saya ke Kabid Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru,ujar Salmah.
Dari apa yang disampaikan ini jelas dan terang benderang bahwa Kepsek SDN 01 telah melakukan fitnah dan informasi bohong.Tapi bukannya mau menyelesaikan secara baik,kepsek malah menyebarkan informasi yang tak sesuai fakta lagi.Bahkan demi mencoba menutupi kebohongannya,Salmah malah membuat isu bahwa ada upaya menggiring opini yang dilakukan awak media.
Tentu apa yang terjadi ini menunjukkan sifat dan karakter Salmah sebagai seorang pemimpin.Seorang yang rela melakukan tuduhan palsu demi melindungi kesalahannya apakah pantas untuk menjadi seorang leader untuk memajukan pendidikan di kota Pekanbaru.Atas apa yang telah dilakukan oleh Salmah maka sudah semestinya Disdik Kota Pekanbaru dan Walikota bisa mempertimbangkan kembali jabatan Salmah sebagai kepsek.Apalagi bukan hanya Salmah yang coba intervensi Disdik,anaknya juga turut serta melakukan intervensi ke dinas.Padahal itu bukanlah wewenang dan tugasnya. (Red). Editor : Buliran NewsSumber : Tim