Awalnya, ia terkenal kejam dan sangat menyelamatkan peperangan, tetapi kemudian mengalami perubahan drastis.Setelah pertempuran berdarah di Kalinga, Ashoka mengalami transformasi spiritual dan memeluk ajaran Buddha.
Ia kemudian menyebarkan prinsip-prinsip non-kekerasan, toleransi, dan kesejahteraan sosial di seluruh kerajaannya.Ashoka pun terus menyebarkan pesan-pesan moral yang menjadi salah satu bukti awal pemerintahan etis dan humanis.
Ia juga bekerja keras untuk memastikan seluruh rakyatnya bahagia dan sehat.5. Sulaiman I
Suleiman I resmi menjadi penguasa Kesultanan Utsmaniyah dari tahun 1520 hingga 1566.Di bawah pemerintahannya, kekuasaan Utsmaniyah mencapai puncak kekuasaannya dan sukses menguasai wilayah yang luas di Eropa, Asia, dan Afrika.
Suleiman juga dikenal karena reformasi hukumnya yang menyeluruh dan perbaikan sistem peradilan serta administrasi yang ia lakukan.Selama ia memerintah, Istanbul menjadi pusat kebudayaan dan seni, yang turut menjadikan Kesultanan Utsmaniyah sebagai kekuatan dominan pada masanya.
6. PetrusMemerintah dari tahun 1682 hingga 1725, Petrus berperan besar terhadap modernisasi di Rusia.
Ia rela melakukan perjalanan dengan menyamar untuk belajar dari negara lain kemudian kembali ke Rusia untuk memperbarui segalanya. Mulai dari angkatan laut hingga cara berpakaian.Dia sangat ingin Rusia menjadi bagian dari kancah dunia yang lebih besar. Pada akhirnya, ia berhasil membawa Rusia menjadi kekuatan Eropa melalui reformasi militer, pemerintahan, dan budaya.Ia juga membangun kota Saint Petersburg yang dikenal sebagai "Jendela Rusia ke Eropa". Kota tersebut menjadi pusat budaya dan politik yang penting saat itu.7. Elizabeth I
Salah satu penguasa paling terkenal dalam sejarah Inggris ini memerintah dari tahun 1558 hingga 1603.Masa pemerintahan Elizabeth juga dikenal sebagai zaman keemasan Inggris yang ditandai dengan pesatnya kemajuan dalam seni, budaya dan kekuatan maritim.
Salah satu prestasi terbesar Elizabeth adalah berhasil mengalahkan Armada Spanyol sehingga posisi Inggris sebagai kekuatan maritim global semakin diperhitungkan.Di bawah kepemimpinannya, Inggris pun mengalami stabilitas politik setelah periode konflik agama dan politik yang intens.
Editor : Buliran News