Scroll untuk baca artikel

Pengajian Gus Iqdam di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus Dihadiri Ribuan Warga

Gus Iqdam mengajak ribuan warga yang hadir berselawat bersama di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus, Minggu (13/4) malam.
Gus Iqdam mengajak ribuan warga yang hadir berselawat bersama di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus, Minggu (13/4) malam.

Sementara itu, pendakwah dengan nama lengkap Muhammad Iqdam Kholid memuji antusiasme masyarakat Kabupaten Kudus. Bahkan, ada yang sudah ‘ngapling’ tempat di Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus sejak sore. Gus Iqdam menjelaskan bisa merasakan nuansa Halalbihalal di Kudus karena melihat masyarakatnya bersatu.

“Dari mulai saya tiba di Pendapa Kabupaten Kudus, kemudian bertemu Bapak Gubernur, Bapak Bupati, Ibu Wabup sampai di sini, saya merasakan nuansa Halalbihalal yang kental. Karena Alun-Alun penuh, masyarakatnya bersatu,” tuturnya.

Gus Iqdam berpesan kepada masyarakat agar menjadi pribadi yang mudah meminta maaf. Dalam tausiyahnya, da’i dari Blitar ini menjelaskan bahwa orang yang rajin beribadah tapi suka menuduh, memaki orang lain dan tidak mau meminta maaf, maka di akhirat menjadi orang yang muflis atau bangkrut.

“Orang yang muflis atau bangkrut di akhirat, itu bukan karena bangkrut harta. Tapi karena dia bagus secara ibadah tapi suka memaki dan menghina orang lain dan tak mau meminta maaf. Semoga kita dijauhkan dari sikap tersebut,” pesannya.

Halalbihalal dihadiri oleh Ketua TP PKK Kabupaten Kudus Endhah Sam’ani Intakoris, Forkopimda Kabupaten Kudus, Bupati Pati beserta Wakil Bupati Pati, Bupati Demak beserta Wakil Bupati Demak, dan lain-lain. (Bn/Red)

Editor : Redaktur Buliran
Bagikan

Berita Terkait
Terkini