Maluku dilalui 3 lintas tol laut dengan 9 pelabuhan singgah yang tersebar di seluruh penjuru kepulauan. Sebagai pulau terbesar, transportasi darat dan jalan terpusat di Seram. Maluku juga memiliki 13 bandara dengan 13 rute komersial dan 7 rute perintis.] Pelabuhan terbesar Maluku adalah Pelabuhan Yos Sudarso, sementara bandara terbesarnya adalah Bandara Pattimura.Pada akhir 2019, rasio elektrifikasi Maluku baru mencapai 89%. Lebih dari empat perlima listrik Maluku dihasilkan oleh kapal pembangkit listrik, terutama Kota Ambon. Maluku masih membangun beberapa pembangkit listrik, sebagian besar mesin gas dengan salah satunya panas bumi.
Dari seluruh listrik yang dihasilkan, hanya 85% yang terjual. Maluku tidak memiliki sistem gas kota; sebagian besar masyarakat menggunakan kayu bakar dan minyak tanah untuk memasak. Sebagian besar masyarakat Maluku masih memanfaatkan air sumur sebagai sumber air minumnya.
Gubernur Maluku dari Masa ke Masa :
- Mr.Johannes Latuharhary (1945 - 1955)
- Muhammad Djosan (1955 - 1960)
- Muhammad Padang (1960 - 1965)
- G.J. Latumahina (1965 - 1968)
- Soemitro (1968 - 1973)
- Sumeru (1973 - 1976)
- Hasan Slamet (1976 - 1981) dan (1981 - 1987)
- Sebastianus Soekoso (1987 - 1992)
- M. Akib Latuconsina (1992 - 1997)
- M. Saleh Latuconsina (1997 - 2002)
- Sinyo Harry Sarundajang (Penjabat) (11 Desember 2002 - 15 September 2003)
- Brigjen TNI (Purn) Karel Albert Ralahalu (15 September 2003 - 15 September 2008) dan (15 September 2008 - 15 September 2013)
- Ros Far Far (Pelaksana harian) (16 September 2013 - 23 Oktober 2013)
- Saut Situmorang (Penjabat) (23 Oktober 2013 - 10 Maret 2014) Editor : Buliran News