Dikatakan, penanganan banjir rob juga mencakup normalisasi sungai dan revitalisasi tanggul, agar aliran air dapat kembali ke laut dengan lancar.
“Kami tidak bisa hanya meninggikan jalan, tetapi sekaligus harus mengendalikan aliran air,” ungkap wagub.
Selain itu, koordinasi dengan pemerintah pusat sangat penting, mengingat Provinsi Jawa Tengah membawahi 35 kabupaten/ kota. Apalagi, Kabupaten Pemalang juga mengajukan jumlah anggaran serupa.
Dia membeberkan, penanaman mangrove juga menjadi salah satu solusi, karena dapat menahan lumpur dan pasir, sekaligus menguatkan daratan. Penanaman itu juga diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat setempat, dan membuka peluang wisata.Selain itu, edukasi masyarakat mengenai pengelolaan sampah, menjadi bagian integral dari upaya tersebut. Pemerintah juga telah membangun bendungan untuk mengurangi debit air, dan mendukung operasi pompa di wilayah rawan banjir rob. (Choirur R/CR)
Editor : Redaktur Buliran