"Saat anggota sedang ibadah, kelompok ini datang melakukan pelemparan. Itu menunjukkan adanya perencanaan," ungkapnya.
Baca juga: Diduga Arogan, PT TAKA Lakukan Penyerobotan dan Pengrusakan Lahan dan Tanaman Milik Warga Lermatan
Selain itu, delapan orang pelaku juga diketahui positif benzodiazepine, obat penenang berbahaya, serta beberapa di antaranya terindikasi mabuk minuman keras.
"Ini menjadi perhatian serius kami. Orang tua harus ikut berperan mengawasi anak-anak agar tidak terjerumus ke hal-hal seperti ini,” pungkasnya. ***
(Dodik DHY) Editor : Redaktur Buliran