Pihak kepolisian setempat melakukan evakuasi terhadap potongan tubuh yang ditemukan dan langsung membawanya ke rumah duka untuk pemakaman. Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi terhadap jenazah korban, sesuai dengan keputusan keluarga. Pemakaman berlangsung pada pukul 11.30 Wita di Pemakaman Umum Desa Petangis, RT 01.
Pencarian terhadap sisa tubuh korban yang hilang, termasuk kepala dan tangan kiri, masih terus dilakukan. Tim SAR akan melanjutkan pencarian pada hari berikutnya.
Masyarakat sekitar turut serta dalam upaya pencarian ini, menunjukkan kerjasama yang solid antara tim SAR dan warga setempat.
Kapolsek Batu Engau, yang memimpin langsung operasi pencarian, menyampaikan apresiasi terhadap kerjasama semua pihak yang terlibat. "Kami sangat berterima kasih atas partisipasi aktif masyarakat dan seluruh tim SAR. Pencarian ini merupakan contoh nyata solidaritas dalam menangani bencana dan musibah di wilayah kita," ujar Kapolsek.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat beraktivitas di wilayah rawan buaya. Pihak berwenang juga menghimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati ketika beraktivitas di sekitar perairan yang diketahui menjadi habitat buaya.Pencarian masih berlangsung, dan masyarakat diminta untuk tetap mengikuti perkembangan informasi lebih lanjut melalui saluran resmi. (Red).
Editor : Buliran NewsSumber : Tim buru berita