Pasukan Rusia telah menambahkan 17 batalyon kelompok taktis (BTG) di Ukraina selama seminggu terakhir, dengan empat BTG lagi hanya dalam 24 jam terakhir, kata seorang pejabat senior pertahanan AS.Secara keseluruhan, AS menilai bahwa sekarang ada 82 BTG di Ukraina. Dari empat BTG yang ditambahkan dalam 24 jam terakhir, tiga di antaranya telah pergi ke Timur, ke daerah Donbas, pejabat itu menambahkan.
6. IMF: Ukraina perlu US$ 5 miliar per bulan untuk menjaga fungsi ekonomiKementerian Keuangan Ukraina memperkirakan akan membutuhkan US$5 miliar per bulan untuk menjaga ekonomi berfungsi, kata Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) Kristalina Georgieva,
"Kami telah terlibat sangat erat dengan Kementerian Keuangan mengenai perkiraan yang mereka berikan atau apa yang diperlukan untuk mempertahankan fungsi ekonomi selama tiga bulan ke depan dan mereka menghasilkan (perhitungan) sejumlah US$ 5 miliar per bulan," katanya.7. Jerman akan menghapus impor minyak Rusia pada akhir tahun
Jerman akan menghapus impor minyak Rusia pada akhir tahun, kata Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock."Jerman akan sepenuhnya menghapus impor energi Rusia," kata Baerbock. "Impor minyak akan dikurangi setengahnya pada musim panas dan dihapus seluruhnya pada akhir tahun," tambahnya.
Berbicara pada konferensi pers di Riga dengan Menteri Luar Negeri Baltik, Baerbock menegaskan bahwa impor batubara akan dihapus pada akhir musim panas, meski impor gas akan dihapus dalam jangka waktu yang lebih lama.8. Militer Rusia uji coba rudal balistik antarbenuaKementerian pertahanan Rusia mengumumkan bahwa mereka telah melakukan uji peluncuran rudal balistik antarbenua, Sarmat. Rudal itu ditembakkan dari peluncur silo pada pukul 15:12 waktu Moskow di Kosmodrom Uji Negara Plesetsk di Wilayah Arkhangelsk, Rusia Utara, menuju lokasi uji Kura di Semenanjung Kamchatka di timur jauh Rusia. AS diberitahu sebelum uji coba rudal dan melacaknya dengan cermat."Pengujian seperti itu rutin, dan itu tidak mengejutkan," kata sekretaris pers Pentagon John Kirby. ***
Editor : Buliran News