Saking brutalnya, belum lama ini militer Israel kedapatan melakukan penembakan terhadap jurnalis Palestina-Amerika Shireen Abu Akleh yang bekerja di kantor berita Aljazeera, pada Rabu (11/5).Mereka seakan mengabaikan bahwa anggota pers harus dilindungi sebagai warga sipil. Dewan Keamanan Nasional PBB bahkan telah mengecam keras pembunuhan tersebut. Tapi hingga saat ini, banyak pihak yang bungkam.
Mendirikan Negara Atas Bantuan Amerika dan InggrisPada 14 Mei 1948, Israel mengukuhkan kemerdekaannya. Di tanggal itulah kaum Yahudi atas bantuan Amerika dan Inggris, padahal yang sebelumnya menolak kehadiran mereka. Mereka memproklamasikan kemerdekaan di atas tanah milik Palestina.
Begitu kejam, mereka mulai menyerobot setiap sudut wilayah Palestina. Bahkan, dalam pernyataan kemerdekaannya tersebut, tak disebutkan batas wilayah kepemilikan atau perbatasan antara Israel dengan Palestina."Pada tanggal 14 Mei 1948, dengan dukungan Amerika dan Inggris serta pengesahan dari PBB para pengungsi Yahudi ini kemudian memproklamirkan berdirinya negara Israel di atas tanah milik bangsa Palestina tanpa menyebutkan batas wilayahnya," pungkasnya.(*/mdk)
Editor : Buliran News