Hingga akhirnya, keefektifan dalam membersihkan lapangan menjadi salah satu kunci evaluasi dari kinerja Timnas Indonesia dalam pertandingan ini.
"Apa yang kita miliki sebenarnya adalah kecepatan dan kesempatan untuk melakukan serangan balik, bahkan ada beberapa kali kita bisa membuat peluang," kata Indra Sjafri.
Sayangnya kami tidak bisa memanfaatkan hal itu.
"Setelah ini kita akan menilai kinerja tim dan mempersiapkan strategi untuk pertandingan selanjutnya melawan Uzbekistan," katanya.
Setelah kalah melawan Iran di pertandingan pertama, Timnas Indonesia akan menghadapi ujian yang tak kalah menantang dalam pertandingan kedua Grup C Piala Asia U20 2023.
Pada malam Minggu, 16 Februari 2025, Timnas Indonesia akan menghadapi tantangan yang berat saat menghadapi Uzbekistan yang memiliki perkembangan sepak bola yang terus meningkat.
Timnas Indonesia masih harus menang dalam pertandingan ini jika ingin lolos ke babak penyisihan kalah-menang Piala Dunia U20.
Jika Indonesia kalah, kemudian Iran menang melawan Yaman, maka kemungkinan besar Indonesia tidak lolos dari fase grup sudah tidak ada lagi.
(Buliran.com/Dwi Setiawan)
Editor : Buliran News