Scroll untuk baca artikel

Tentang Saldo Baznas 11,7 Miliar Untuk Apa, Begini Respon Akademisi dan Aktifis Jepara

Suasana jagong santai di Sriya cafe Jepara
Suasana jagong santai di Sriya cafe Jepara

Namun sisa pendistribusian dana umat dalam satu periode dengan jumlah miliaran rupiah tersebut dikemanakan?

Menanggapi berita tersebut, Wahyu selaku akademisi sambil menghela nafas panjang mencoba menjelaskan, "Program-program itu tentunya mengacu dari atas, yang menjadi problem adalah siapa penerima manfaat yang tepat, yang perlu disoroti adalah soal pendistribusian untuk sampai ke level desa demi prinsip keadilan," jelas Wahyu.

Ia juga menambahkan, "Kemudian bagaimana SPJ-nya, pertanggungjawaban itu seharusnya di-publis secara terbuka sehingga semua orang bisa mengerti," imbuhnya.

Tak hanya itu, Wahyu juga memaparkan, bagaimana soal tolok ukur kelayakan. Jangan sampai ada penafsiran subyektif yang dipakai, harusnya yang obyektif.

"Selama satu periode, paling tidak ada gambaran calon penerima yang dipastikan memang layak mendapatkan bantuan, ada verifikatornya, ada pengawasnya, bagaimana kemudian ada sisa dana sisa tahun kemarin hingga 11 miliar, hal tersebut perlu didalami, karena itu adalah dana umat, kita harus tahu dana tersebut dikemanakan?" papar Wahyu.

Suasana jagongan, sempat hening sejenak, setelah ada pemaparan dari Wahyu.

Editor : Redaktur Buliran
Bagikan

Berita Terkait
Terkini