Scroll untuk baca artikel

Negara Kecolongan di Beteng Portugis: Tonggak Penebangan Berserak, Kayu Cagar Budaya Raib Tanpa Dokumen

Destinasi Wisata Benteng Portugis, Jepara.
Destinasi Wisata Benteng Portugis, Jepara.

Ditemui terpisah, Kamal menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memerintahkan penebangan pohon, melainkan hanya pemangkasan ranting yang berpotensi membahayakan pengunjung. Bantahan ini menambah daftar kontradiksi dalam pengelolaan situs cagar budaya.

Untuk penebangan dua pohon asem di kawasan inti, Agus mengaku tidak mengetahui dan menyebut perintah berasal dari Lia, pamong budaya.

Lia membenarkan perintah tersebut dengan alasan kekhawatiran akar merusak struktur bangunan cagar budaya. Namun, Lia juga mengakui bahwa tidak ada kajian teknis, dokumentasi, maupun berita acara yang mendasari tindakan itu.

l

Kayu Hilang, Uang Mengalir

Fakta lain terungkap dari pengakuan Ari Yusanto, yang disebut sebagai pelaksana di lapangan. Ari mengaku menjalankan perintah dan menyebut kayu hasil penebangan diambil oleh pengusaha kayu bakar. Setelah proses tersebut, Ari mengaku menerima uang sebesar Rp50.000.

Pengakuan ini memperlihatkan satu persoalan krusial: material hasil penebangan aset negara berpindah tangan tanpa pencatatan, tanpa pengawasan, dan tanpa kejelasan tujuan.

Editor : Redaktur Buliran
Bagikan

Berita Terkait
Terkini